Sabtu, 25 Desember 2010

VIDEO: Riedl Siap Cetak Sejarah di Indonesia

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Sedikit bicara banyak bekerja dan disiplin keras. Itulah sosok pelatih tim nasional kesebelasan Indonesia, Alfred Riedl. Pelatih kelahiran Austria 2 November 1949 itu pernah dua kali menjadi top scorer saat menjadi pemain klub liga profesional Austria pada 1973 dan 1975.

Mantan pelatih Austria, Palestina, Laos, Vietnam, ini resmi menjadi pelatih timnas 'Merah Putih' sejak April 2010. Kontrak Riedl dengan PSSI diteken selama dua tahun.

Mantan penyerang timnas Austria itu terkenal sebagai pelatih yang sangat-sangat disiplin. Simak saja saat keputusan pelatih berusia 61 tahun ini mencoret Boaz Solossa dari jajaran pemain timnas. Striker Persipura Jayapura itu didepak setelah tak kunjung memenuhi panggilan PSSI mengikuti pemusatan latihan tahap terakhir.

Di lapangan, pelatih yang pernah empat kali memperkuat timnas Austria itu juga tak segan-segan memarahi pemainnya yang tak serius dalam latihan. Riedl tak segan-segan menjatuhkan hukuman berupa denda kepada pemain yang melanggar peraturan tim.

Jika ada pemain yang melanggar, maka denda mulai sebesar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu akan dikenakan kepada pemain. Uang itu, kata pemain sayap ini selanjutnya diserahkan untuk kegiatan amal.

Apakah kedisiplinan yang diterapkan Riedl akan membawa tim 'Merah Putih' meraih kalung juara Piala AFF melawan Malaysia? Riedl diharap bisa mencetak sejarah sepakbola Indonesia. Berikut Video: Riedl Siap Cetak Sejarah

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

25 Dec, 2010


--
Source: http://bola.vivanews.com/news/read/195717-video--riedl-siap-cetak-sejarah-di-indonesia
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar