Senin, 27 Desember 2010

Foke Akan Stop Kontrak Pemborong Saluran Air

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Pengerjaan 43 titik saluran air di Jakarta yang ditargetkan selesai akhir 2010 hingga kini belum sepenuhnya rampung. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo akan menghentikan kerja sama dengan pemborong yang belum menyelesaikan target pekerjaannya.

"Kalau yang sisa pengerjaannya masih banyak lebih dari 10 persen, ya tidak bisa, putus sampai di situ," ujar Fauzi Bowo di Balaikota DKI Jakarta, Senin, 27 Desember 2010.

Fauzi menyadari proses pengerjaan memang seharusnya sudah selesai. Namun ada beberapa titik yang pengerjaan fisiknya masih harus dilanjutkan.

"Kalau pengerjaan fisiknya di bawah 10 persen itu masih bisa dilanjutkan, kemudian pembayarannya akan kami selesaikan pada anggaran tambahan APBD 2011," terangnya.

Pengerjaan gorong-gorong paling tidak sudah harus selesai 90 persen untuk bisa dilanjutkan dan dibiayai pada 2011. Foke, sapaan akrabnya, mengaku tak bisa menyelesaikan pembayaran pada awal tahun, melainkan menunggu hingga anggaran perubahan APBD 2011 rampung.

"Kami buat perjanjian pada SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan volumenya diaudit dulu oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Ini jadi merupakan piutang kita pada pemborong," ungkap dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Ery Basworo, mengaku tak bisa menyelesaikan beberapa titik genangan air karena menghadapi kendala. Di antaranya Meruya Indah, Tomang Raya (Jakarta Barat), serta simpang Jalan Mampang Prapatan dan Duren Tiga (Jakarta Selatan).

"Di Meruya Indah saluran existing-nya hanya 40 sentimeter, padahal akan diperbesar menjadi satu meter. Di Tomang Raya akan dijadikan satu kesatuan dengan sistem pompa, sedangkan di Mampang perlu dibuat crossing, sehingga memerlukan waktu lama," tuturnya.

Sementara, Konsultan Tata Air Dinas PU DKI, Hadi Purwanto, sembilan titik genangan air lainnya yang segera diselesaikan perbaikannya yakni di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Lokasi itu antara lain di depan gedung Jasa Marga, depan Bank Mega Syariah, depan gedung perfilman, seberang Kedutaan Malaysia dan Turki, depan gedung Indorama, dan Setia Building.

Adapun lima lokasi lain meliputi sisi utara dan selatan Jalan Matraman, simpang Jalan Kebon Nanas dan Jalan Ahmad Yani, Jalan Gatot Subroto depan gedung Bulog, dekat Gelael Tebet, serta Jalan Sultan Iskandar Muda depan Gandaria City.  (adi)

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

27 Dec, 2010


--
Source: http://metro.vivanews.com/news/read/196017-foke-akan-stop-kontrak-pemborong-saluran-air
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar