Senin, 27 Desember 2010

Penyerapan Anggaran 2010 Catat Rekor

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan penyerapan anggaran selama 2010 diperkirakan mencapai 93,6 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penyerapan ini mencapai rekor tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Menurut dia, rata-rata penyerapan anggaran dalam empat tahun sebesar 90,4 persen.

Penyerapan anggaran tertinggi sebelumnya sebesar 91,6 persen yang terjadi pada 2009, dan bisa terpecahkan tahun ini.

Namun, Agus menambahkan pelaksanaan APBN dari tahun ke tahun belum dapat memenuhi harapan, karena tingkat penyerapan anggaran belum maksimal. Realisasi anggaran kementerian/lembaga hingga 23 Desember 2010 baru mencapai 83,4 persen dari pagu APBN-P 2010. Angka itu lebih rendah jika dibanding 23 Desember 2009 yang mencapai 86,5 persen.

"Penyerahan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) pada akhir tahun dimaksudkan agar tender dapat dilakukan lebih awal, sehingga target pemerintah tercapai sistematis," ujar Agus di Istana Negara, Jakarta, Selasa 28 Desember 2010.

Dia menjelaskan, proses lelang dalam pengadaan barang dan jasa dapat dimulai pada akhir 2010, sehingga awal tahun anggaran 2011 bisa segera dilakukan kontrak. Pada 2011, Kementerian Keuangan menerapkan sistem anggaran berbasis kinerja yang lebih berorientasi pada output dan outcome. Kementerian juga menerapkan sistem monitoring dan evaluasi anggaran yang lebih efektif.

Agus menambahkan, keseluruhan proses penerbitan DIPA telah diselesaikan pada 20 Desember 2010. DIPA meliputi DIPA sektoral untuk instansi pusat dan instansi daerah berjumlah 23.692 dengan nilai Rp432,7 triliun.

DIPA kantor pusat berjumlah 1.183 dengan nilai Rp211,2 triliun. DIPA untuk satuan kerja yang berada di daerah berjumlah 22.509 dengan nilai Rp221,5 triliun.

Khusus DIPA dana transfer ke daerah mulai anggaran 2008 telah ditetapkan untuk diterbitkan di Jakarta dalam satu DIPA untuk seluruh Indonesia. Anggaran transfer ke daerah terdiri atas dana perimbangan sebesar Rp334,3 triliun serta dana otonomi khusus dan penyesuaian sebesar Rp58,6 triliun. (umi)

• VIVAnews


Online Business Consulting | Internet Business Consulting

28 Dec, 2010


--
Source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/196175-penyerapan-anggaran-2010-catat-rekor
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar