Minggu, 26 Desember 2010

Tiket Diraih Tapi Dua Ponsel Raib

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Keinginan Putra (24 tahun) untuk menonton laga Timnas Indonesia di final leg 2 melawan Malaysia Rabu 29 Desember 2010 nanti harus dibayar mahal. Meski berhasil mengantongi tiket menonton, pria lajang asal Malang, Jawa Timur, ini terpaksa harus mengikhlaskan dua telepon genggamnya.

"Dua hape saya hilangnya malam, waktu saya lagi tidur di pinggiran. Padahal saya taruh di kantong," ujar Putra saat berbincang dengan VIVAnews, Jakarta, Minggu 26 Desember 2010.

Putra mengaku datang ke Jakarta khusus untuk membeli tiket. Di dompetnya, ada uang Rp250.000 untuk membeli lima tiket tribun seharga Rp50 ribu. Putra juga punya uang lain namun itu  tak cukup untuk tidur di hotel.

Sampai di Jakarta, Putra harus menggelandang dan tidur di pinggiran Stadion Gelora Bung Karno, Senayan. Karena, jika tidak nekat, keinginan kuatnya untuk menyaksikan langsung pasukan Alfred Riedl diyakininya tak akan kesampaian. "Nggak apa-apa. Yang penting saya bisa nonton timnas langsung," ucap Putra.

Dan dinihari tadi, dua hapenya amblas saat dia tertidur lelap di emperan stadion. Namun untung uang pembeli tiket masih ada. Dan dia dengan tabah terus mengantre sampai akhirnya mengantongi kupon untuk ditukarkan dengan lima tiket menjelang pertandingan. Empat lagi untuk saudara-saudaranya yang nanti datang ke Jakarta menjelang pertandingan, katanya.

Walau sudah mendapatkan kupon, Putra mengaku masih akan melanjutkan petualangannya di Senayan hingga laga final leg ke-2 di gelar. Terus bagaimana untuk biaya selama di Senayan? "Saya mau minta transferin uang sama keluarga di kampung," ujarnya.

Kisah serupa juga dialami oleh Ferry (28), warga asal Lampung. Ferry yang sudah berada Stadion GBK sejak semalam mengaku kehilangan sebuah handphone Nokia X3 saat tertidur.

Parahnya, ponselnya dicuri saat tertidur di barisan loket pintu Utara, Stadion GBK tadi malam. "Begitu saya bangun, hape saya sudah hilang," katanya.

Namun, tekad bulatnya untuk mendapatkan tiket, ditambah kecintaannya kepada Firman Cs, pria lajang ini terus berada di barisan depan. Akhirnya, perjuangan mendapatkan kupon tiket, tidak sia-sia. "Saya sudah dapat tiket. Nanti tanggal 28 saya ke sini lagi buat tukar kupon," tuturnya.

Penderitaan untuk mendapatkan tiket, bukan hanya dialami Putra dan Ferry saja. Berdasarkan pantauan, akibat berdesak-desakan, banyak pengantre yang jatuh pingsan. Namun parahnya, tidak ada tenda maupun panitia yang sigap mengantisipasi jatuhnya banyak korban pingsan.

Sehingga, banyak dari korban pingsan terlunta-lunta di pinggir antrean. Sebagian hanya mendapat perawatan seadanya, itupun dari sesama pengantre yang memiliki kepedulian.

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

26 Dec, 2010


--
Source: http://bola.vivanews.com/news/read/195820-tiket-diraih-tapi-dua-ponsel-raib
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar