Minggu, 26 Desember 2010

Cuaca Buruk, 4 Kapal Kandas di Cilegon

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Cuaca buruk yang ditandai gelombang tinggi disertai tiupan angin kencang menyebabkan empat kapal yang sedang lego jangkar di perairan Merak terseret dan kandas di dekat Pantai Urugan Cikuasa, Cilegon, Banten.

Keempat kapal yang kandas yaitu kapal feri Rosmala kandas di dermaga salah satu perusahaan kimia, kapal kargo Legasi Kasih, kapal feri Tribuana, serta kapal tanker Mellysa 9.

"Keempat kapal tersebut kandas akibat cuaca yang tiba-tiba datang, angin kencang disertai gelombang tinggi," kata Kepala Bidang Penjagaan dan Keselamatan Administratur Pelabuhan Banten, Slamet Atmodjo, di Banten, Senin 27 Desember 2010.

Slamet menjelaskan, sekitar pukul 21.00, Minggu 26 Desember, cuaca di sekitar perairan Merak cerah. Namun, tiba tiba cuaca berubah. Angin berhembus kencang dengan kecepatan 35 knot disusul tingginya gelombang yang mencapai tiga hingga empat meter.

Perubahan cuaca itu mengakibatkan empat kapal yang sedang lego jangkar sekitar satu setengah mil laut dari pantai terseret gelombang. Sebelum kandas kapal kapal itu sempat berbenturan satu sama lainnya.

Kapal feri Rosmala yang hanyut di bawa gelombang sempat berbenturan dengan kapal feri Tribuana. Kapal Rosmala akhirnya kandas di dermaga/jetty salah satu perusahaan kimia di Merak, sementara kapal tanker Mellysa 9 yang sudah empat tahun lego jangkar di perairan tersebut terbawa arus hingga ke dekat pantai Cikuasa.  "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," jelas Slamet.

Upaya evakuasi yang dilakukan Adpel Banten terhalang oleh cuaca buruk, pukul 02.00 WIB dilakukan upaya penarikan kapal Legaci Kasih, namun tidak berhasil. Hal yang sama juga terjadi saat petugas sekitar pukul 04.30 WIB berusaha menarik kapal feri Rosmala yang kandas di dermaga PT Vopak namun tidak diteruskan karena gelombang masih tinggi.

Dari pantauan VIVAnews kapal feri Rosmala berhasil ditarik ke tengah perairan dengan menggunakan kapal tunda sekitar pukul 11.00 tadi. Sementara kapal tanker Mellysa 9 hingga saat ini masih kandas di perairan Pantai Cikuasa.

Salah seorang saksi mata, Yayan (30) pedagang ikan bakar di Pantai Cikuasa mengatakan dirinya sempat terkejut saat melihat ada kapal yang terseret arus mendekati pantai.

"Dari atas kapal saya lihat dan dengar ada orang teriak teriak, lalu ada kapal kecil mendekati dan orang tersebut turun lalu naik perahu kecil itu kemudian ke darat," kata dia.

Yayan mengaku was-was melihat kapal tanker dengan ukuran GT 122 ton itu terhempas ke darat dimana warungnya persis berada di pinggir pantai.

Ditambahkannya beberapa pengunjung yang sedang menunggu pesanan ikan bakar juga ikut berhamburan keluar.  Dari data di Adpel Banten kapal tanker Mellysa 9 milik PT Puradika sudah lego jangkar di perairan Merak sejak 26 Maret 2006.

Laporan: Pupu Saputra | Cilegon-Bante, umi

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

27 Dec, 2010


--
Source: http://nasional.vivanews.com/news/read/195979-4-kapal-terhempas-ke-pantai-cikuasa-cilegon
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar