Sabtu, 25 Desember 2010

Festival Rakyat Paling Unik di Dunia

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Festival rakyat umumnya merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang sebagai ucapan terima kasih atau untuk menghindari bala bencana

Seperti Indonesia yang memiliki festival rakyat larung, terdapat beberapa festival rakyat yang terbilang unik di berbagai belahan bumi. Berikut 10 festival terunik di dunia seperti dikutip dari News.com.au

Festival Lumpur Boryeong
berlangsung di bulan Juli

Festival tahunan diselenggarakan tiap musim panas di Boryeong, Korea Selatan. Saat itu, sepanjang pantai Daecheon yang penuh lumpur mineral, digunakan untuk gulat lumpur, perang lumpur,  kontes lumpur, permainan lumpur dan sebagainya.

Boryeong Festival Daecheon

La Tomatina
Hari Rabu di akhir bulan Agustus

Perayaan ini dikenal sebagai festival tomat terbesar di dunia. Diadakan di Buñol, dekat Valencia, acara tahunan ini menarik ribuan peserta, yang saling melempar dengan tomat busuk.

Tomat

Menyelam di Rawa
Agustus

Bila ingin berenang dan menyelam dalam lahan gambut di Llanwrtyd Wells di Powys, Wales, datanglah pada bulan Agustus. Dalam festival Waen Rhydd Bog, anda dapat ikut menyelami dan berenang di rawa sepanjang 150 kaki. Di hari biasa, kegiatan ini terlarang.


Kanamara Matsuri
April

Kanamara Matsuri adalah festival kesuburan tahunan dalam agama Shinto.  Pada festival ini, patung-patung raksasa berbentuk kelamin pria diusung ke segala penjuru kota. Patung tersebut kemudian disembah terutama para pelacur. Penis adalah simbol kesuburan dan dengan alat menjaga kelangsungan keturunan. Di masa lalu, festival ini digunakan para pelacur untuk berdoa dan melindungi diri dari penyakit menular.

Festival Penis

Fetival Waikiki
April

Festival jalanan yang berlangsung tiap April adalah cara orang Hawaii untuk merayakan kecintaan terhadap makanan. Di sepanjang jalan, puluhan ribu orang menghadiri festival dan dapat memilih berbagai macam makanan.

Cheese Rolling Cooper Hill
Senin terakhir di bulan Mei

Tiap tahun di bukit Cooper Gloucester di Inggris, Sebongkah keju digulingkan dari puncak bukit. Pesertanya harus mengejar dan menangkap  keju dengan berguling sebelum mencapai bagian bawah. Karena kekhawatiran banyaknya peserta yang terluka, pemerintah Inggris membatalkan festival pada tahun ini.

Malam Walpurgis
April

Malam Walpurgis atau 'malam penyihir' di Jerman diadakan sesuai tradisi setempat. Menurut legenda Jerman, pada malam Walpurgis, semua penyihir terbang ke Gunung Brocken di Timur Jerman untuk mengadakan perayaan dan menunggu awal musim semi sebelum menuju puncak. Festival ini diadakan enam bulan sebelum Halloween, lengkap dengan pakaian ala penyihir, tarian dan dan nyanyian ala penyihir di sekitar api unggun.

Festival memanggul istri
Juli

Berakar pada praktek penculikan istri pada abad ke-19, Finlandia mengadakan festival tahunan ini. Para suami harus membopong istri mereka melewati 253,5 meter arena sambil berlari melewati pasir, rumput dan aspal serta dua rintangan sebelum finis.

El Colacho
Juni

El Colacho atau 'lompatan iblis' dirayakan di Castrillo de Murcia, Spanyol, sejak tahun 1620. Untuk menyingkirkan iblis dalam diri anak, bayi yang baru lahir akan ditempatkan diatas kasur dan akan dilompati orang yang berpakaian menyerupai iblis. Diyakini, sang 'iblis' akan mengambil dosa sang bayi di kehidupan sebelumnya.

El Colacho


Festival Up Helly Aa
Januari

Fastival tahunan Up Helly Aa Festival berlangsung di Lerwick, pulau Shetland, Skotlandia. Festival ini merayakan kedatangan pada Viking Skandinavia di Kepulauan Shetland, dan telah ada sejak tahun 1870. Pada punak acara, 1000 'guizers' atau pria yang mengenakan kostum viking akan melemparkan obor ke sebuah kapal Viking.

• VIVAnews '+ ''+ ''+ ''+ 'Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.'+ ''+ ''+ ''+ '' ); clicked++; $("[id^=replyButton_]*").click(function(){ var captchaCode = $("[id^=captcha_code_]*").val(); var textReply = $("[id^=comment_2_]*").val(); $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/insertReply/", data: "captcha_code=" + captchaCode + "&comment_reply=" + textReply + "&parent_id=" + divId + "&article_id=" + articleId, success: function(msg){ $('#replyBox_' + divId).remove(); $('#replyAlert_' + divId).html(msg); } }); }); if(clicked==1){ $("[id^=replyLink_]*").click(function(){ $('#replyBox_' + divId).hide(); }); } }); }); $("[id^=moreLink_]*").click(function(){ var currentId = $(this).attr('id'); var divIds = currentId.split("_", 3); var divId = divIds[1]; var clicked = 0; $('#moreBox_' + divId).show(function(){ clicked++; $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/moreComment/", data: "parent_id=" + divId + "&article_id=" + articleId, success: function(msg){ //$('#moreBox_' + divId).html(msg); $('#replyContent_' + divId).html(msg); //alert(msg + '-' +articleId + 'a'); } }); }); if(clicked==1){ $("[id^=moreLink_]*").click(function(){ //$('#moreBox_' + divId).hide(); $('#replyContent_' + divId).hide(); }); } }); });


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

26 Dec, 2010


--
Source: http://kosmo.vivanews.com/news/read/195813-festival-rakyat-paling-unik-di-dunia
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar