Minggu, 26 Desember 2010

Menkominfo: Internet Harus Dimanfaatkan Secara Produktif

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Cimahi (ANTARA) - Menkominfo Tifatul Sembiring mengimbau masyarakat pengguna internet untuk bisa memanfaatkan internet secara produktif bukan hanya untuk gaya hidup semata.

"Perputaran uang dari bisnis ICT (Tekonologi dan Informasi) yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia selama tahun 2009 mencapai Rp300 triliun," katanya saat membuka Launching Jabar Cyber Province, Pusat Layanan Internet Kecamatan dan Baros Information Technology and Creative di Cimahi, Senin.

Hal ini membuktikan jika bisnis industri kreatif jika dikembangkan secara serius bisa mendatangkan keuntungan bagi yang menekuninya. Selama ini sekitar 70 persen masyarakat Indonesia masih memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan komunikasi saja.

"Masalahnya, selama ini masyarakat pengguna internet (Nettizen) yang jumlahnya mencapai 45 juta masih hanya memanfaatkan teknologi hanya beberapa fasilitas sosialnya saja seperti facebook dan email. Tapi, belum dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan penggunanya," katanya.

Oleh karenanya, Kementerian Kominfo, sambungnya, telah menetapkan lima tujuan dari keberadaan teknologi informasi.

Teknologi informasi, menurutnya harus bisa dijadikan pilar pembangunan. Selain itu, teknologi pun harus bisa dijadikan sebagai penambah devisa baru, penyerap tenaga kerja dan sebagai pencerdas kehidupan bangsa serta teknologi sebagai alat demokrasi.

"Makanya di 2012 kita targetkan Sistem Informasi Administrasi dan Kependudukan (SIAK) bisa selesai. Dengan begitu data kependudukan untuk rujukan jumlah pemilih bisa diandalkan. Tidak seperti pada pemilu sebelumnya, data base kependudukan masih amburadul," ujarnya.

Selain itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bisa dijaga dengan menggunakan teknologi.

Kedepan, teknologi harus bisa dimanfaatkan untuk memantau keutuhan seluruh pulau yang ada di Indonesia agar tidak kembali diklaim oleh negara lain.

Pengguna internet di Indonesia merupakan terbesar di Asia. Sehingga dalam pengembangannya, dibutuhkan banyak operator komunikasi.

Dikatakannya, ketenaran serial kartun asal Malaysia Upin dan Ipin merupakan kegagalan industri yang ada di Indonesia dalam merangkul kecerdasan yang dimiliki oleh kreator.

Oleh karenanya, antara kreator dan industri harus sejalan. Menurutnya, kecerdasan yang dimiliki oleh animator Indonesia tak kalah dengan animator asal luar negeri. Kedepannya, kasus dijualnya film animasi seperti Ipin dan Upin untuk tidak kembali terulang lagi.

"Dari tahun ke tahun infrastruktur komunikasi di Indonesia akan terus kita tingkatkan. Target kita, untuk mengubungkan seluruh kepulauan di Indonesia harus terwujud," katanya.

Paling tidak, lima pulau terbesar saja yang harus sudah terhubung. Karena bisnis teknologi dan informasi tidak bisa dipungkiri harus ada peran serta dari investor swasta yang lebih profit oriented, tambahnya.



Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

27 Dec, 2010


--
Source: http://id.news.yahoo.com/antr/20101227/tpl-menkominfo-internet-harus-dimanfaatk-cc08abe.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar