Sabtu, 25 Desember 2010

Kupon Tiket Final Piala AFF Dijarah

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Setelah panitia membagikan 500 kupon tiket pertama, loket penjualan kupon untuk pembelian tiket ditutup sementara.

Para calon pembeli tiket yang belum kebagian marah karena mereka mengira kupon telah habis sementara mereka sudah letih sejak semalam menunggu.

Apalagi panitia mengumumkan, satu orang yang tadinya bisa membeli maksimal lima tiket dikurangi menjadi dua kupon tiket. Akibatnya, Para calon pembeli terlihat memaksa masuk ke dalam areal Stadion Gelora Bung Karno, seperti pintu IV dan pintu X, IX atau melingkari Senayan menuju pintu IV yang nantinya akan dibuka kembali untuk penjualan tiket.

Sementara itu, polisi berjanji akan membagikan tiket kalau para suporter tidak rusuh, akhirnya para calon pembeli mencoba lagi mengantre. Namun terlambat, sejumlah suporter berhasil memasuki loket dan menjarah kupon.

Mereka kemudian melempar kupon ke udara, ke arah kerumunan yang bergerombol di luar loket di Pintu Utara Senayan. Sementara lemparan botol terus terjadi.

Aparat kepolisian terlihat tak berdaya menangani pengantre. Ratusan personel ini berhadapan dengan lebih 10.000 pengantre.

Davi (19 tahun), suporter yang rela menginap sejak semalam, mengaku kecewa berat karena sistemnya tidak benar. "Kalau mereka kasih pengarahan tidak menggunakan pengeras suara," katanya. "Masak tiket dinaikin harganya tapi tidak didukung teknologi, penanganan kemananan juga kurang, meski ada brimob, samapta dan ditlantas," ujarnya. (sj)

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

26 Dec, 2010


--
Source: http://cangkang.vivanews.com/news/read/195808-kupon-tiket-final-piala-aff-dijarah
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar