Jumat, 24 Desember 2010

Bos WikiLeaks: Saya Bisa Dibunuh di Amerika

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews -- Bos WikiLeaks, Julian Assange, bersikukuh tak mau diekstradisi dari Inggris. Ia mengaku punya alasan kuat.

Saat diwawancarai Kamis malam, Assange mengatakan, kemungkinan besar ia akan dibunuh dalam penjara Amerika Serikat jika diekstradisi dari Inggris atas tuduhan spionase.

Ia khawatir bakal senasib dengan Jack Ruby, yang dibunuh di dalam penjara AS.  Ruby adalah pemilik sebuah kelab malam yang ditembak mati Lee Harvey Oswald di stasiun polisi Dallas, Texas -- sehari setelah Oswald ditahan atas dugaan membunuh Presiden AS, John F Kennedy pada 1963. Ruby diduga terkait kejahatan terorganisasi, dan memicu teori konspirasi soal keterlibatannya dalam plot pembunuhan Kennedy.

Pria asal Australia itu diperkarakan atas kasus pelecehan seksual. Tapi Assange yakin Washington berkepentingan karena WikiLeaks membocorkan ribuan kawat diplomatik kedutaan besar AS di luar negeri.

Meski demikian, kepada Guardian, Assange mengatakan secara politik, tak mungkin Inggris mengirimnya melintasi Samudera Atlantik. Menurut dia, Perdana Menteri David Cameron ingin menunjukan bahwa pemerintahannya tak 'terkooptasi' oleh AS.

"Secara legal, Inggris punya hak untuk tidak mengekstradisi pelaku kejahatan politik. Spionase adalah kasus klasik kejahatan politik. Jadi, jika saya di ekstradisi, itu sebuah pengecualian," kata Assange seperti dimuat News.com.au, Jumat 24 Desember 2010.

Aparat AS, kata dia, sedang memperkarakan Bradley Manning, tentara AS yang diduga mensuplai data untuk WikiLeaks. Pintu masuk untuk memperkarakan Assange. 

Sebelumnya, Assange mengatakan bahwa ia dan staf  WikiLeaks telah menerima ancaman pembunuhan sejak website situs itu mulai merilis tahap demi tahap  250.000  kabel rahasia Departemen Luar Negeri AS pada bulan November.

Kini, pria 39 tahun itu tinggal di Ellingham Hall, mansion milik seorang rekannya di timur Inggris. Ia tinggal sementara sambil menunggu proses ekstradisi yang mungkin berlangsung selama berbulan-bulan.

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

24 Dec, 2010


--
Source: http://dunia.vivanews.com/news/read/195620-bos-wikileaks-saya-bisa-dibunuh-di-penjara-as
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar