Selasa, 21 Desember 2010

Tiket Bola Untuk Pejabat Termasuk Gratifikasi

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada penyelenggara negara yang menerima hadiah tiket pertandingan Piala AFF untuk melapor. Soalnya, pemberian tiket gratis itu termasuk dalam golongan gratifikasi.

"Harusnya langsung dilaporkan ke KPK," kata Wakil Ketua KPK M. Jasin di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 21 Desember 2010.

Jasin menjelaskan, dalam penjelasan Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ditulis bahwa yang termasuk gratifikasi itu misalnya pemberian diskon, barang, entertainment, tiket pesawat, dan tiket akomodasi hotel. "Termasuk tiket bola, itu dilarang," ujarnya. "Tentunya tiket ini mahal, ya."

Jasin mengaku sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke KPK mengenai penerimaan hadiah tiket pertandingan sepak bola itu. Menurut Jasin, seluruh penerima harus melaporkan maksimal 30 hari setelah menerimanya.

"Daripada diberi sanksi lebih baik dilaporkan, toh nanti akan ditentukan apakah ada konflik kepentingan atau tidak," ujarnya. (kd)

• VIVAnews '+ ''+ ''+ ''+ 'Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.'+ ''+ ''+ ''+ '' ); clicked++; $("[id^=replyButton_]*").click(function(){ var captchaCode = $("[id^=captcha_code_]*").val(); var textReply = $("[id^=comment_2_]*").val(); $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/insertReply/", data: "captcha_code=" + captchaCode + "&comment_reply=" + textReply + "&parent_id=" + divId + "&article_id=" + articleId, success: function(msg){ $('#replyBox_' + divId).remove(); $('#replyAlert_' + divId).html(msg); } }); }); if(clicked==1){ $("[id^=replyLink_]*").click(function(){ $('#replyBox_' + divId).hide(); }); } }); }); $("[id^=moreLink_]*").click(function(){ var currentId = $(this).attr('id'); var divIds = currentId.split("_", 3); var divId = divIds[1]; var clicked = 0; $('#moreBox_' + divId).show(function(){ clicked++; $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/moreComment/", data: "parent_id=" + divId + "&article_id=" + articleId, success: function(msg){ //$('#moreBox_' + divId).html(msg); $('#replyContent_' + divId).html(msg); //alert(msg + '-' +articleId + 'a'); } }); }); if(clicked==1){ $("[id^=moreLink_]*").click(function(){ //$('#moreBox_' + divId).hide(); $('#replyContent_' + divId).hide(); }); } }); });


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

21 Dec, 2010


--
Source: http://nasional.vivanews.com/news/read/195049-tiket-bola-untuk-pejabat-termasuk-gratifikasi
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar