Kamis, 23 Desember 2010

Sistem Antrean Tiket Diubah, Suporter Ricuh

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Kericuhan terjadi dalam antrean pembeli tiket final Piala AFF 2010 untuk kategori II, di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat 24 Desember 2010. Perubahan sistem antrean tiket menjadi pemicu utama terjadinya aksi saling dorong.

Pembeli yang telah mengantre sejak subuh, diminta untuk mundur beberapa meter menjauhi loket penjualan. Hari ini calon suporter akan dibagikan nomor urut antrean untuk mendapat kupon yang akan ditukarkan tiket satu hari sebelum pertandingan.

"Nanti dipanggil satu per satu berdasarkan nomor yang tertulis di kupon yang dibagikan," kata dia. "Mohon dimengerti agar berjalan tertib." ujar koordinator kemanan bernama Asep.

Penjelaskan Asep kepada pengantre tidak lekas diterima begitu saja. Calon suporter yang ingin mendapat tiket dan berada di barisan depan marah. Mereka bertanya-tanya, dan sempat terjadi adu mulut antara panita dan pembeli.

"Sudah sejak jam 04.00, kenapa sekarang di suruh mundur lagi," ujar salah seorang pengantre di Senayan, Jumat 24 Desember 2010.

Pengantre lain yang tetap ngotot hampir diamankan petugas keamanan. Dia tidak terima sistem antrean diubah lagi. "Kalau begini lama lagi antrenya," ujarnya.

Suporter lain bernama Andi mengatakan, kupon yang dibagikan panitia kepada pengantre hari ini tampaknya sangat terbatas. Dia mengaku tak kebagian kupon antrean, padahal dirinya sudah berada di tengah antrean.

"Kata petugas kuponnya telah habis, kita tidak kebagian," katanya.

Sementara itu, salah satu petugas loket bernama Baroni mengatakan, panitia hanya membagikan sekitar 500 kupon antrean. Padahal, para pengantre di loket yang letaknya di depan Masjid Albina ini mencapai ribuan pengantre.  Baroni sendiri mengaku tak tahu apakah panitia akan membagikan kupon lagi kepada pengantre yang belum mendapatkan kupon.

"Saya belum tahu, tapi tadi sudah dibagikan sekitar 500 lebih kupon," kata dia.

Kamis 23 Desember 2010, antrean pembelian tiket untuk kategori 1 juga sempat ricuh. Petugas penjualan tiket babak belur dihajar para pengantre karena tak mendapatkan tiket.

Final Piala AFF yang mempertemukan Indonesia dengan Malaysia akan digelar pada 26 Desember mendatang di Malaysia untuk pertandingan pertamanya. Sementara, untuk pertandingan kedua akan dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 29 Desember mendatang. (umi)

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

24 Dec, 2010


--
Source: http://cangkang.vivanews.com/news/read/195587-sistem-antrean-tiket-diubah--suporter-ricuh
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar