Senin, 20 Desember 2010

Satu-satunya SPBU di Pulau Adonara Terbakar

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Waiwerang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur terbakar. Delapan orang kritis karena luka bakar serius dan segera dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat terdekat.

Lima dari delapan korban yang kritis tersebut merupakan pegawai SPBU dan tiga lainnya adalah warga. Kebakaran diduga terjadi akibat percikan api dari pemantik gas seorang petugas SPBU. Pegawai ini berusaha memutuskan sebuah tali nilon menggunakan api.

Lima petugas SPBU yang mengalami luka-luka yakni Mikhael Ola Tokan (38), Saban Sandi (43), Yoseph Beni Tugun (31), Emanuel Daton Kalang (23), dan Markus Mese (24). Sementara korban dari mayarakat yakni Armin Pratama Bunga (25), Roi Marten Ola Bebe Korebima (24), dan Yoseph Antonius Arakian (33).

Kebakaran juga menghanguskan gudang SPBU, satu unit mobil dump truk, drum-drum dan sejumlah jerigen milik pelanggan yang sedang antre minyak di tempat itu. Sementara lima sepeda motor milik pelanggan nyaris terbakar,

"Kebakaran terjadi begitu cepat. Hanya dalam hitungan menit, seluruh bangunan dan SPBU hangus terbakar," kata pemilik SPBU Baba Ongko saat dihubungi Selasa 21 Desember 2010. Baba menaksir kerugian materiil lebih dari Rp 1 miliar.

Kepala Satuan Reskrim Polres Flores Timur, Ajun Komisaris Polisi I Made Pasek Riawan menjelaskan polisi masih melakukan penyelidikan. "Sudah ada tim khusus yang dikirim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan," kata Made.

Sejumlah warga mengaku mulai kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) pasca-kebakaran ini. Di Pulau Adonara ini hanya ada satu SPBU, yang kini sudah hangus terbakar itu.

"Dengan adanya kebakaran ini maka kami harus membeli premium maupun solar dari Larantuka, ibukota kabupaten Flores Timur menggunakan perahu motor," kata Alfret Hurin, warga Adonara. Menurutnya, saat ini harga premium eceran di pedagang eceran sudah mencapai Rp10.000/liter.

Laporan: Jemris Fointuna | Kupang, umi



Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

21 Dec, 2010


--
Source: http://id.news.yahoo.com/viva/20101221/tpl-satu-satunya-spbu-di-pulau-adonara-t-fa55e98.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar