Selasa, 21 Desember 2010

Presiden SBY Meminta Media Berimbang

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan suka citanya kepada Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang berkomitmen dan tetap konsisten dalam membangun karakter bangsa. Hal ini diperlihatkan dari tayangan-tayangan TVRI yang dianggap positif.

"Sebagai lembaga penyiaran publik, tentu tantangan tidak mudah untuk dijawab TVRI, tapi itu adalah komitmen untuk diwuudkan dan dicapai," kata SBY saat peresmian pemancar televisi digital TVRI di Studio TVRI Jakarta, Selasa 21 Desember 2010.

Selain itu, SBY juga menekankan pentingnya tayangan televisi untuk tetap menjaga citra positif Indonesia, di era globalisasi, demokratisasi, dan modernisasi. "Kita sendirilah yang harus jaga citra baik Indonesia di dunia Internasional," ujar SBY.

Tayangan televisi pun diminta memberikan tayangan yang apa-adanya. "Kalau keadaan makin baik maka yang diberitakan juga yang baik. Kita tidak boleh sulap, manipulasi, katakan tidak baik-baik," tutur SBY.

"Ada yg baik, ada yang jelek. (Tayangkan) berimbang. Ada prestasi, ada hasil, ada capaian yang dilakukan," lanjut SBY.

SBY kemudian menceritakan tentang tayangan televisi di luar negeri. Sebagian besar tayangan itu menayangkan hal-hal yang positif di negara masing-masing. Namun, begitu menyiarkan negara lain, diperlihatkan hal yang negatif, termasuk Indonesia.

"Saya melihat misalkan sebuah TV kalau tayangkan keadaan negaranya yang baik-baik semua. Begitu tayangkan Indonesia yang jelek-jeleknya. Sepertinya malu memberitakan hal yang baik, kenapa mesti malu," kata SBY.



Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

21 Dec, 2010


--
Source: http://id.news.yahoo.com/viva/20101221/tpl-presiden-sby-meminta-media-berimbang-fa55e98.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar