Rabu, 22 Desember 2010

Ini Proyek Properti yang Diburu di 2011

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

VIVAnews - Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2011 sekitar 6,2 persen. Potensi pertumbuhan itu akan menguntungkan dunia usaha, termasuk sektor properti karena bakal meningkatkan daya beli masyarakat.

Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Realestat Indonesia (REI), Setyo Maharso, proyeksi pertumbuhan ekonomi itu sepertinya tidak akan disia-siakan para pengembang. Bahkan, industri properti diperkirakan bisa meningkat sekitar 15 persen tahun depan.

"Walaupun tahun ini pertumbuhan properti stagnan, tetapi pada 2011 bisa naik 15 persen," kata Setyo saat acara temu media dengan pengurus baru DPP REI di Jakarta, Rabu 22 Desember 2010.

Setyo menambahkan, semua pengembang properti akan berlomba-lomba mengembangkan proyeknya tahun depan, baik untuk hunian horizontal (landed house) maupun bangunan bertingkat (high rise building).

Kendati demikian, dia menjelaskan, pengembang akan mengejar pembangunan apartemen kelas menengah bawah, menengah, maupun atas. Sebab, selain pangsa pasarnya tinggi, adanya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP) membuat para konsumen, khususnya kelas menengah bawah, bisa mendapatkan kredit murah dari bank.

"Apalagi, saat ini, trennya hidup dekat dengan tempat kerja dan tinggal di apartemen mengurangi kemacetan. Tentunya, para pengembang akan meningkatkan pembangunan bangunan bertingkat, sesuai program pemerintah," tutur mantan ketua Dewan Pengurus Daerah REI DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Setyo menuturkan, dari target pemerintah yang mencanangkan pembangunan 1.000 menara (tower), para pengembang baru bisa membangun 49 ribu unit dari target tahun ini sebanyak 80 ribu unit.

Sedangkan apartemen yang sudah mengantongi izin pembangunan, dia melanjutkan, baru sebanyak 249 unit. "Kalau yang sudah serah terima kunci baru 12 ribu unit. Untuk itu, pada 2011 akan kami tingkatkan lagi," kata dia. (art)

• VIVAnews


Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

22 Dec, 2010


--
Source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/195247-apa-tren-properti-di-2011-
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar