Kamis, 23 Desember 2010

Anggota DPR Masih Mengharapkan Pembebasan Tapol Myanmar

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi I DPR RI dari Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf, masih mengharapkan pembebasan tahanan politik di Myanmar yang berjumlah sekitar 2.000 orang.

Komentar Nurhayati itu menanggapi pembicaraan telepon pemimpin demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi kepada Menlu Marty Natalegawa yang mengapresiasi dukungan Indonesia terhadap negerinya.

"Ini berarti Ang San Suu Kyi mengetahui peran Indonesia terhadap demokratisasi di Myanmar, tetapi saya berharap 2.000 tapol lainnya segera dibebaskan," kata Nurhayati melalui wawancara telepon dengan ANTARA, Kamis

Dari 2.000 tahanan politik itu, kurang dari 250 di antaranya adalah perempuan.

Nurhayati mengutarakan harapan dari pembebasan Suu Kyi, tahanan politik yang dibebaskan November lalu, akan dibarengi dengan pembebasan tapol lainnya supaya proses demokrasi bisa berjalan damai.

Ia juga menambahkan banyak partai politik yang menerima pengakuan dari pemerintah junta militer Myanmar merupakan bentuk kemajuan demokrasi.

"Kita akan terus mendukung dan mengikuti proses demokrasi yang berkembang di Myanmar, tetapi yang terpenting ialah kemauan dari masyarakat Myanmar itu sendiri," jelasnya.

Ia memaparkan, apapun yang dilakukan oleh Indonesia tidak akan berpengaruh tanpa kemauan dan keinginan Myanmar.

Myanmar diperintah militer sejak 1962 dan menolak mengakui hasil Pemilu 1990 yang dimenangkan Partai Liga Nasional untuk Demokrasi yang dipimpin Suu Kyi.

Semenjak itu, pemenang penghargaan Nobel Perdamaian itu telah menjalani hukuman tahanan rumah selama sekitar 15 tahun dalam 21 tahun terakhir.



Powered by WizardRSS | Work At Home Jobs

23 Dec, 2010


--
Source: http://id.news.yahoo.com/antr/20101223/tpl-anggota-dpr-masih-mengharapkan-pembe-cc08abe.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar