Sabtu, 23 April 2011

Cegah Kulit Ketiak Gelap

Meskipun sering tertutup pakaian, keindahan kulit ketiak tetap jadi perhatian. Sehingga, saat warnanya cenderung gelap atau hitam, keluhan pun muncul dan banyak yang mencari cara untuk mencerahkannya kembali.

Padahal menurut dr Hanny Nilasari, Spesialis Kulit dan Kelamin dari RS Cipto Mangunkusumo, kondisi warna kulit yang gelap di ketiak adalah normal. Sebenarnya bukan hanya di ketiak, tetapi juga di area lipatan di seluruh tubuh.

"Kulit yang gelap di lipatan seperti ketiak adalah normal bukan abnormal. Area gelap muncul sebenarnya untuk menghindari terjadinya iritasi pada kulit. Bukan hanya di ketiak, tetapi juga biasanya muncul di area leher dan selangka," kata dr Hanny saat ditemui dalam acara talkshow Rexona 'Dealing With Conflict in Workplace' di Jakarta.

Dokter Hanny juga menjelaskan, menghitamnya kulit di ketiak biasanya dipicu oleh iritasi. Hal itu bisa terjadi setelah pencukuran bulu yang menimbulkan gesekan dan luka di kulit ketiak.

"Gesekan dari alat cukur bisa menimbulkan luka dan trauma pada kulit. Awalnya akan muncul kemerahan. Kondisi kulit lama-kelamaan bisa menghitam karena saat kemerahan atau luka itu, seseorang menggunakan deodoran yang mengandung zat kimia. Kontak zat kimia dan luka gesekan lah yang menyebabkan kehitaman," katanya.

Untuk mencegahnya, sebaiknya lakukan pembersihan bulu dengan cara yang benar. Gunakan alat yang bersih untuk menghindari iritasi kulit. Penggunaan krim pelembab yang bersifat menenangkan kulit juga sangat dianjurkan. Lalu, ketika kondisi kulit masih kemerahan, hindari untuk sementara penggunaan deodoran yang mengandung zat kimia.

Jika kulit ketiak terlanjur menghitam, dokter Hanny menyarankan untuk menggunakan pelembab kulit yang mengandung pemutih. Pelembab tersebut berfungsi untuk mencegah iritasi.

"Bisa menggunakan pelembab yang biasa digunakan untuk tubuh. Oleskan saja pada ketiak menjelang tidur. Melakukan lulur secara teratur juga bisa mengurangi warna gelap di ketiak," katanya. (pie)


• VIVAnews

Berat Badan Turun, Otak Lebih Cemerlang

wanita gemuk (doc.Corbis)

Tak hanya memengaruhi kesehatan tubuh, berat badan juga memengaruhi pikiran dan otak. Kelebihan berat badan dapat menggangu fungsi kognitif seperti memori dan perhatian.

Itu sejalan dengan penelitian Universitas Kent State, Ohio, Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa kehilangan berat badan membantu meningkatkan fungsi-fungsi psikologis.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal bertajuk 'Surgery for Obesity and Related Diseases' itu menunjukkan kaitan antara obesitas dan defisit kognitif. Di sisi lain, obesitas juga telah lama diketahui mendorong demensi alzheimer dan stroke.

John Gunstad, asisten profesor psikologi yang memimpin penelitian itu, mengatakan, kehilangan berat badan dapat memperbaiki fungsi mental. Dalam studinya, ia mengukur memori dan perhatian sebuah kelompok yang terdiri 150 peserta dengan kelebihan berat badan.

Sekitar 24 persen partisipan menunjukkan gangguan belajar dan 23 persen lainnya mengalami gangguang daya ingat. Ketika peserta menurunkan berat badan mereka, prestasi akademis mereka terdongkrak dan menunjukkan perubahan positif terhadap fungsi kognitif. “Kami optimis bahwaakan melihat dampak yang positif dari penurunan berat badan.”

Lantas, apa hubungannya? Ternyata obesitas bekerja pada sejumlah jalur metabolisme yang berbeda dan salah satunya dapat memengaruhi proses informasi. Menurut Gunstad, obesitas memengaruhi sejumlah mekanisme fisiologis yang dapat memiliki efek buruk pada otak.

Usaha menurunkan berat badan dengan diet dan olahraga ternyata memberikan dampak positif pada memori dan perhatian. Studi ini membuktikan bahwa berat badan yang sehat memberikan efek yang baik untuk jasmani dan pikiran.

Laporan: Suwito Wu


• VIVAnews

9 Kriteria Kartini Modern

Wanita Energik

Sosok Kartini identik dengan perjuangan wanita Indonesia untuk bisa memiliki kesempatan yang sama dengan pria. Tidak heran kalau tanggal kelahirannya, 21 April, dijadikan momentum semangat oleh seluruh wanita Indonesia. Menurut DR. BRA Mooryati Soedibyo, untuk bisa memiliki kesempatan yang sama dengan pria, wanita harus melawan rasa takut.

"Banyak wanita kalau belum memulai itu takut untuk maju, padahal mereka punya keinginan," katanya saat meresmikan Women Entrepreneurship Academy (WEA), Kamis, 21 April 2011, di Jakarta.

Menurut pengusaha kosmetik itu, rasa takut membuat masih banyak wanita yang tertinggal di berbagai bidang termasuk pendidikan, sosial, dan perekonomian. Bahkan, dalam hal karier, wanita diketahui hanya mendapatkan pendapatan sepersepuluh dari total pendapatan di Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa walaupun bekerja, penghasilan wanita masih dinilai lebih rendah dibandingkan pria. Untuk itu, menurut Mooryati Soedibyo wanita Indonesia itu harus memiliki 9 sifat (9T) yaitu:

1. Toto atau pengaturan yang baik.
Wanita harus dapat mengatur dan mengembangkan hidupnya secara teratur dengan selalu memiliki rencana tentang apa yang akan diraih selanjutnya.

2. Titi atau akurat.
Dalam mencapai keinginannya, wanita harus memperhitungkan secara akurat kemampuannya.

3. Titis atau mengena.
Wanita harus merealisasikan keinginannya sesuai dengan tujuan.

4. Tatak atau berani.
Wanita tidak boleh takut dalam menghadapai tantangan jaman, dan takut terhadap persaingan antara wanita dan pria.

5. Tatas atau efektif.
Selalu melakukan sesuatu dengan pemikiran yang luas dan rencana yang kuat.

6. Tetep atau konsisten.
Dalam menjalankan kehidupan atau bisnisnya, wanita harus konsisten dan tidak boleh cepat bosan dan putus asa.

7. Tanggap atau responsif.
Wanita harus selalu tanggap dalam melihat berbagai macam peluang yang dimilikinya. Jangan sampai terlewat satu pun.

8. Teguh.
Wanita harus memiliki keyakinan yang kuat dan tidak dapat diombang-ambingkan dengan kondisi.

9. Trengginas.
Wanita harus aktif, terampil, dan lincah.

Dari segi perundang-undangan sendiri, menurut Menteri Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak, Linda Agum Gumelar, saat ini sudah mulai mempertimbangkan hak-hak wanita.  "Kita boleh bersyukur karena sekarang di dalam undang-undang tidak ada batasan antara wanita dengan pria," ujarnya pada kesempatan yang sama.

Namun, fakta menunjukkan masih banyak wanita Indonesia yang jauh tertinggal dari pria. Menurut Linda, salah satu faktor penghambat perkembangan wanita Indonesia adalah masih kentalnya budaya partriarki di beberapa daerah di Indonesia.

"Masalah yang masih kita hadapi adalah budaya partriarki yang masih kuat di beberapa daerah sehingga tidak memberikan ruang terhadap wanita untuk beraktivitas selain aktivitas rumah tangga," ujarnya. (sj)


• VIVAnews

Terlalu Bersih Bisa Picu Depresi

Wanita bersih-bersih (inmagine) BERITA TERKAIT Jangan Sepelekan Gangguan Mata Sabun Antibakteri Tak Mampu Cegah Infeksi? Awas Kanker Kulit Lawan Kanker dengan Berlian Fasilitas Ideal untuk Pekerja Wanita

VIVAnews - Rumah dan meja kerja yang bersih memang bisa membuat Anda merasa nyaman. Tetapi jangan terlalu terobsesi dengan kebersihan, karena level bakteri dan kotoran yang rendah di sekitar Anda, bisa membuat sistem kekebalan tubuh jadi lemah dan mengganggu fungsi otak.

Hal itu menurut penelitian yang dilakukan tim dari Atlanta, Amerika Serikat. Diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh yang lemah cenderung bereaksi berlebihan terhadap debu dan kotoran dalam bentuk peradangan atau alergi.

Kondisi ini ternyata dapat memperlambat produksi serotonin, bahan kimia otak yang menciptakan perasaan bahagia. Sehingga, seseorang jadi mudah mengalami depresi. Tim peneliti melakukan penelitian dengan memasukkan obat untuk hepatitis C pada 27 pasien. Obat tersebut bisa menyebabkan reaksi yang mirip dengan alergi.

"Kami percaya kalau sistem kekebalan tubuh berhubungan dengan depresi. Saat orang tumbuh berkembang, sistem kekebalan tubuh juga berkembang," kata Dr. Andrew Miller, salah satu peneliti, seperti dikutip dari Telegraph.co.uk.

Jika terpapar bakteri dan parasit, sistem kekebalan tubuh akan berfungsi dengan lebih baik. Sistem akan lebih mudah mendeteksi bakteri yang dapat memicu penyakit, termasuk mengontrol peradangan.

"Saat ini lingkungan memang lebih bersih dan higienis. Tetapi hal itu membuat sistem kekebalan tubuh kita tidak belajar bagaimana menghadapi bakteri dan virus yang menimbulkan penyakit," kata Dr. Andrew.

• VIVAnews pilih Sangat BaikBaikCukupKurangSangat KurangRating Komentar Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini. Kirim Komentar     Nama Email Komentar --

Tiga Cara Mempertahankan Cinta

Jatuh Cinta (dok. Corbis)

Cinta memang salah satu misteri kehidupan. Bagi sebagian orang cinta dapat datang tiba-tiba atau justru memudar oleh waktu. Namun yang pasti cinta tidak dapat bertahan dengan sendirinya.

Anda dan pasangan harus berusaha mempertahankan perasaan cinta. Lori Lowe, seorang peneliti pernikahan dan penulis dari Indianapolis menghabiskan waktunya untuk meneliti pasangan menikah. Dalam bukunya "Marriage Gems: Unexpected Triumphs", Lori mewawancarai beberapa pasangan yang telah berhasil mengatasi masa-masa sulit mereka dalam berumah tangga.

Dari hasil wawancara diketahui bahwa masa sulit dalam pernikahan justru memperkuat pernikahan mereka. Penasaran dengan apa saja yang mereka lakukan untuk mempertahankan rumah tangga? Berikut tiga hal yang bisa Anda tiru, seperti dilansir dari Shine.

1. Terima kekurangan pasangan

Satu orang tidak dapat memenuhi semua kebutuhan kita walaupun orang itu adalah partner hidup kita. Manusia tidak pernah puas. Karena itulah, kerap kali orang menemukan kekurangan pada pasangannya.

Namun, adanya anggota keluarga yang lain, sahabat dan keyakinan membuat pasangan dapat bertahan dalam rumah tangga. Mereka membantu pasangan menjaga pikiran dari ekspektasi yang berlebihan terhadap pasangan.

2. Pikirkan kelebihan

Daripada menghabiskan waktu dan energi untuk memikirkan kelemahan, habiskan waktu memikirkan kelebihan dan berbahagialah. Cobalah untuk selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan. Memikirkan kelemahan boleh-boleh saja untuk selalu memperbaikinya. Namun, lebih penting untuk memikirkan kelebihan apa yang Anda punya dan selalu coba untuk mengembangkannya.

3.Perbanyak sentuhan

Cobalah untuk melakukan lebih banyak sentuhan. Penelitian menemukan bahwa semua sentuhan dari berpegangan tangan, bermanja, pelukan, ciuman hingga hubungan seksual dapat membantu pasangan lebih terikat. Hal itu karena saat bersentuhan hormon oksitoksin dilepaskan yang dapat membantu Anda dan pasangan merasa lebih dekat.



• VIVAnews

Cerita Dua Kartini Masa Kini

Seorang wanita menyiapkan bahan pembuat jamu

Kisah Raden Ajeng Kartini dengan cita-citanya pada pemberdayaan wanita, pendidikan dan kesetaraan kesempatan telah berlalu puluhan tahun lalu. Namun lebih dari satu abad kemudian, semangatnya tetap dirasakan para wanita Indonesia.

Seperti kisah Mooryati Soedibyo. Ia merupakan pengusaha wanita sukses dan bisa dikatakan mendobrak budaya yang cenderung selalu berada di belakang kaum pria. Wanita berusia 83 tahun ini bercerita, ia dibesarkan dalam keluarga yang sarat nilai tradisional bahwa istri harus selalu mendukung suami.

"Didikan orang tua bahwa istri tidak perlu bekerja jika suami telah memiliki pekerjaan yang baik. Tapi saya memang berkeinginan untuk maju dan meningkatkan taraf hidup saya," katanya pada Kartini Day Women Executive Forum bertema Women Empowerment : New Age Women, di Jakarta.

Menurut Moor yang awalnya berniat menjadi duta besar, tujuan, tekad serta semangat yang kuat membuat usahanya tak goyah saat menemui hambatan. Setelah mendapat restu suami dan keluarganya, ia lantas menciptakan usaha yang menjadi hobinya selama bertahun-tahun yaitu pada jamu tradisional Jawa.

 "Saya merasa harus menciptakan jamu yang lebih praktis, efisien dan bermanfaat," katanya

Tak hanya mendapat tantangan dari keluarga, pengetahuan masyarakat soal jamu yang masih awam memberi tantangan tersendiri. Untuk mengubah pandangan negatif di era 1975-an, Moor memilih untuk mendekati masyarakat disekitarnya dan memberitahu mengenai manfaat usaha jamu.

"Kami berikan penjelasan bahwa berusaha dengan tetap memperhatikan keluarga akan membuat  perempuan juga bisa menghasilkan," kata Moor.

Usahanya tak sia-sia. Produk jamu Mooryati telah menembus pasar dunia dengan puluhan ribu karyawan dan tercatat sebagai perusahaan besar di Indonesia . Mooryati, mengingatkan perlunya konsisten untuk menjalankan usaha meskipun mengalami pasang-surut dan kegagalan. Dia pun ingin menyebarkan kepada perempuan Indonesia mengenai kewirausahaan dengan mendirikan akademi wirausaha.

Kisah lain datang dari Santi Mia Sipan. Berawal dari seorang profesional yang berpindah-pindah kerja hingga delapan kali. Pada akhirnya ia kini menjadi Direktur Utama. Dari seorang pekerja, Santi membuat keputusan untuk menjadi seorang pengusaha.

Sambil bekerja, ia membangun jaringan multi level marketing (MLM). Setelah seluk beluk usaha ia serap, Santi banting setir dengan meninggalkan pekerjaan dan mendirikan usaha yang tak biasa dilakoni perempuan, perkebunan jati.

"Kuncinya adalah passion dan desire. Saya yakin aktualisasi diri, mandiri dan beribadah dan memberi sesuatu positif kepada orang lain adalah keberhasilan," kata Santi.

Pengusaha wanita yang kini membawahi 200 petani jati ini memberi tahu kiatnya dalam berusaha. "Lakukanlah sekarang dan peluang Anda berhasil 50 persen. Kerjakan sekarang dengan keyakinan akan membuat peluang keberhasilan menjadi 90 persen," katanya. (eh)


• VIVAnews

Jumat, 22 April 2011

Cara Alami Mencegah Bau Badan

Pede tanpa bau badan (dok. Corbis) BERITA TERKAIT Cara Aman Mandi Sauna Stres Picu Selulit Sensasi Lelehan Cokelat-Vanila di Tubuh Risiko Tersembunyi Enam Perawatan Kecantikan Inilah Cara Mandi yang Tepat bagi Tubuh Anda

VIVAnews - Produksi keringat terkadang lebih dari biasanya. Terutama, ketika Anda memiliki aktivitas yang padat. Hal ini bisa membuat aroma tubuh menjadi tidak sedap.

Untuk mencegahnya, ada empat langkah mudah yang bisa Anda lakukan. Ketahui cara alami mencegah munculnya bau badan berikut, yang dilansir dari Prevention.

1. Pilih busana berbahan alami
Dalam memilih busana pilih yang terbuat dari bahan alami seperti katun. Itu karena daya serap keringatnya lebih baik daripada bahan sintetis. Jadi, sangat penting mempertimbangkan bahan pakaian yang Anda gunakan sebelum beraktivitas.

2. Kurangi konsumsi bawang
Bukan hanya membuat napas tidak sedap, mengonsumsi makanan yang mengandung banyak bawang bisa membuat keringat lebih berbau. Cobalah untuk mengurangi makanan yang mengandung banyak bawang.

3. Gunakan cuka apel
"Cuka apel adalah deodoran alami, aplikasikan saja di area ketiak,” says Georgianna Donadio, PhD. Ia menyarankan mengoleskan cuka apel dengan menggunakan kapas di area ketiak, untuk mencegah bau badan.

4. Kurangi konsumsi daging
Ekstrak protein dan minyak dari daging akan keluar melalui keringat. Hal ini bisa memicu aroma yang tidak sedap. Untuk itu, kurangi konsumsi daging dan perbanyak makan sayuran. (umi)

• VIVAnews pilih Sangat BaikBaikCukupKurangSangat KurangRating Komentar efrilinux
23/04/2011 wah referensi bagus ni......selama ini daya punya masalah bau badan....sampe2 pacar saya ga tahn deket saya, kwkwkkw • Balas Kirim Komentar     Nama Email Komentar --